Tagged under: ,

Cara Awet Muda ala Rasulullah

Dalam literatur Islam seperti hadits dideskripsikan bahwa Rasulullah Muhammad SAW. memiliki paras tampan yang selalu bersinar bagaikan bulan purnama di pertengahan bulan hijriah, walaupun pada waktu itu Rasul telah memasuki usia tua, wajah beliau tetap awet muda dengan hanya beberapa helai uban yang menghiasi kepalanya. Apa dan bagaimana cara awet muda ala Rasulullah? Mari kita bahas satu per satu:

1. Sabar, shalat, bersyukur dan rajin tersenyum


Sebagaimana yang kita ketahui tingkat stress yang tinggi akan memicu sel mati lebih cepat yang artinya membuat penuaan terjadi semakin cepat. Kesabaran dalam menyikapi kesulitan dan mengadukan kesulitan tersebut dengan bermunajat kepada Allah melalui shalat adalah salah satu cara untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan stress/tekanan batin yang melanda jiwa. Bersyukur dengan apa yang ada dan selalu melihat kondisi orang lain di bawah kita memberikan sugesti bahwa kesulitan yang kita alami itu juga dirasakan orang lain bahkan dalam kadar yang lebih sulit. Membiaskan tersenyum ketika berinteraksi dengan sesama adalah sedekah yang juga mengurangi stress, yang akan dihitung menjadi pahala kebaikan di akhirat kelak.

2. Puasa sunnah yang kontinyu
Salah satu hikmah puasa adalah melatih kesabaran dan rasa bersyukur; selain daripada itu juga dengan puasa, organ-organ tubuh terutama pencernaan yang  bekerja keras sepanjang tahun terelaksasi, keseimbangan darah putih dan darah merah juga terjaga karena ketika proses puasa terjadi, darah putih akan berproduksi lebih banyak daripada biasanya, menjaga tubuh dari serangan penyakit. Dengan berpuasa, mental terjaga, tubuh pun terpelihara.

3. Pola makan yang sehat
Penyakit-penyakit yang timbul sekarang ini umumnya berawal dari makanan dan pola makan yang tidak sehat. Berhenti makan sebelum kenyang dan makan ketika benar-benar lapar adalah salah satu solusinya. Rasul menjalani pola makan tersebut karena menurut beliau ruang perut itu terbagi-bagi, 1/3 untuk cairan, 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk udara/gas. Makan yang berlebihan akan memicu gas dari lambung meningkat dan turun menuju usus menimbulkan penyakit maag yang lama kelamaan memicu tukak lambung dan tukak usus. Sedangkan darah mendapatkan amunisi dari sari makanan yang dicerna di usus halus, jadi ketika organ pencernaan bermasalah sekecil apapun itu akan mengganggu kualitas dari darah

4. Menjalani perawatan wajah dengan bahan alami
Pembaca mungkin agak terkejut dengan point  ini, bagiamana mungkin Rasul melakukan perawatan wajah, apakah beliau menyalahi aturan.. Menjadi pendakwah itu harus meyakinkan, orang akan lebih tergerak dengan pendakwah yang memiliki muka berseri-seri dibandingkan muka kusam tanpa semangat. Dan yang Rasul lakukan adalah menjaga anugerah yang telah Allah berikan, mengingat kondisi dan cuaca dan iklim panas di jazirah Arab, maka beliau rajin memakaikan ramuan kocokan putih telur jika terik matahari membakar wajah atau sesekali mengoleskan minyak zaitun ke beberapa bagian tubuh yang kering akibat cuaca ekstrim.

Tidak ada yang sulit  jika kita benar-benar ingin mendapatkan sesuatu, biasanya kesulitan itu adalah dalam memulainya. Sekali kita menggulirkan roda, maka roda akan berputar cepat dan lebih cepat sampai ke tujuan